Kamis, 21 April 2016

Mewujudkan Pembangunan Perempuan
Kesetaran gender di Indonesia masih terbilang lemah karena terjadi ketimpangan sosial. Pembangunan perempuan di Indonesia sudah seharusnya diwujudkan dalam bidang ekonomi, politik dan pendidikan. Ini menjadi prioritas Negara untuk mengembangkanya. Karena Negara jika pembangunan perempuan masih dikatakan minim maka suatu bangasa dikatakan belum berkembang karena harkat dan martabat bangsa terletak pada perempaun itu sendiri. Olehnya itu pengembangan perempuan guna mewujudkan pembangunan harus dilegitimasi oleh pihak-pihak yang berwenang demi kemajuan bangsa ini. Polemik pembanguan perempuan saat masi cukup signifikan. Menurut laporan Pembangunan Bangsa-Bangsa ( United Nasional Devolment programe/ UNDP).  Mewujudkan secara golobal indeks ketidak adilan gender (IKG)  di antara 8 negara ASIAN data IKG sangat rendah yaitu Singapura ( 0,088) urutan ke 13 global di susul Malaisya, Thailand, Myanmar Filipina dan Kamboja dan data IKG paling tinggi Indonesia (0,494) urutan ke 110 secara global.
                        Data diatas menunjukan bahwa Indonesia masi dikatakan pembangunan perempuan masih sangat rendah kiranya butuh keseriusan guna melihat ketimpangan gender saat ini di Indonesia. Berkaca dari Negara-negara lain yang jumlah IKG masih sangat renda maka secara tidak lansung Negara_negara dengan IKG rendah sudah berkembang maju dalam ranah sosial, politik, ekonomi pendidikan dan pembangunan secara mennyeluruh. Kita seperti tertingal bus yang sangat jauh. Melihat ketidak adilan yang terjadi terhadpat perempuan-perempuan Indonesia seharusnya kesetaran gender perlu di publikasikan, diperhatikan dan realisasikan sehingga tidak terjadi polemik dikalangan perempuan. Alih-alih melihat realitas sekarang perempau masi sangat dikucilkan akibat dari tidak setaraan gender.  Tindakan kekerasan anak masi saja terjadi dikalangan negri ini. Pemerkosan terhadap anak-anak remaja masi meraja lelah. Ketimpangan ini perlu ada keseriusan mencegah ketidak adilan gender.
            Olehnya itu ditanggal 21 ini dalam rangka mereflesikan hari Kartina. Membangkitkan semangat perempuan untuk tetap eksis berkarya diranah sosial. Seperti  apa yang di sampaikan oleh, seorang pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unifersitas Indonesia Omas Bulan Samosir yang dikutip dikompas rabu 21/4. Agenda pembangunan tentang pengentasan ketimpangan harus dilaksanakan keadilan generasi sosial, ekonomi dan wilyah dalam hal reproduksi, partisipasi perempuan dalam politik, pendidikan dan kesempatan kerja merupakan salah satu factor kunci pencapaian tujuan-tujuan pembangunan Nasional dan pencapaian berkelanjutan.Alhasil pembangunan perempuan pun terwujud demi mengangkat harkat dan derajat Indonesia di mata Dunia.
Selamat Hari Kartini 21 April 2016, semoga semangat juang perumpuan untuk revolusi bangsa menjadi lebih makmur dengan perempuan-perempuan yang tangguh dan tak gentar untuk berjuang. Dimana pun kalian berada tetap optimis dengan kehidupan dan selalu berfikir positif sehingga kita terhindar dari keterpurukan dan keburukan.



1 komentar: