Mewujudkan
Pembangunan Perempuan
Kesetaran
gender di Indonesia masih terbilang lemah karena terjadi ketimpangan sosial.
Pembangunan perempuan di Indonesia sudah seharusnya diwujudkan dalam bidang
ekonomi, politik dan pendidikan. Ini menjadi prioritas Negara untuk
mengembangkanya. Karena Negara jika pembangunan perempuan masih dikatakan minim
maka suatu bangasa dikatakan belum berkembang karena harkat dan martabat bangsa
terletak pada perempaun itu sendiri. Olehnya itu pengembangan perempuan guna
mewujudkan pembangunan harus dilegitimasi oleh pihak-pihak yang berwenang demi
kemajuan bangsa ini. Polemik pembanguan perempuan saat masi cukup signifikan.
Menurut laporan Pembangunan Bangsa-Bangsa ( United Nasional Devolment programe/
UNDP). Mewujudkan secara golobal indeks
ketidak adilan gender (IKG) di antara 8
negara ASIAN data IKG sangat rendah yaitu Singapura ( 0,088) urutan ke 13
global di susul Malaisya, Thailand, Myanmar Filipina dan Kamboja dan data IKG paling
tinggi Indonesia (0,494) urutan ke 110 secara global.
Data diatas menunjukan
bahwa Indonesia masi dikatakan pembangunan perempuan masih sangat rendah
kiranya butuh keseriusan guna melihat ketimpangan gender saat ini di Indonesia.
Berkaca dari Negara-negara lain yang jumlah IKG masih sangat renda maka secara
tidak lansung Negara_negara dengan IKG rendah sudah berkembang maju dalam ranah
sosial, politik, ekonomi pendidikan dan pembangunan secara mennyeluruh. Kita
seperti tertingal bus yang sangat jauh. Melihat ketidak adilan yang terjadi
terhadpat perempuan-perempuan Indonesia seharusnya kesetaran gender perlu di
publikasikan, diperhatikan dan realisasikan sehingga tidak terjadi polemik
dikalangan perempuan. Alih-alih melihat realitas sekarang perempau masi sangat
dikucilkan akibat dari tidak setaraan gender.
Tindakan kekerasan anak masi saja terjadi dikalangan negri ini.
Pemerkosan terhadap anak-anak remaja masi meraja lelah. Ketimpangan ini perlu
ada keseriusan mencegah ketidak adilan gender.
Olehnya itu ditanggal 21 ini dalam
rangka mereflesikan hari Kartina. Membangkitkan semangat perempuan untuk tetap
eksis berkarya diranah sosial. Seperti
apa yang di sampaikan oleh, seorang pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Unifersitas Indonesia Omas Bulan Samosir yang dikutip dikompas rabu 21/4.
Agenda pembangunan tentang pengentasan ketimpangan harus dilaksanakan keadilan
generasi sosial, ekonomi dan wilyah dalam hal reproduksi, partisipasi perempuan
dalam politik, pendidikan dan kesempatan kerja merupakan salah satu factor kunci
pencapaian tujuan-tujuan pembangunan Nasional dan pencapaian berkelanjutan.Alhasil
pembangunan perempuan pun terwujud demi mengangkat harkat dan derajat Indonesia
di mata Dunia.
Selamat
Hari Kartini 21 April 2016, semoga semangat juang perumpuan untuk revolusi
bangsa menjadi lebih makmur dengan perempuan-perempuan yang tangguh dan tak
gentar untuk berjuang. Dimana pun kalian berada tetap optimis dengan kehidupan
dan selalu berfikir positif sehingga kita terhindar dari keterpurukan dan
keburukan.