Perempuan dalam Cengkraman Kapitalisme
Siapa
yang tak kenal kapitalisme, mereka semacam hantu-hantu yang selalu menggorogoti
Negara. Mereka sebenarnya adalah ancaman bagi kita. Tapi, kita tak sadar akan
hal itu. Kapitalisme ibarat perakus hendak
memakan yang bukan miliknya. Terlalu banyak kapitalis yang berkeliaran di negeri
ini. Lalu kita semacam diam dalam realitas. Di sana para kapitalis telah
merampas hasil sumberdaya alam negeri
ini. Di sana kapitalis telah menguras habis-habisan hasil alam milik kita.
Sesungguhnya kapitalisme hendak menindas rakyat, tetapi sekali lagi ditegaskan
kita tak sadar akan hal itu.
Pada
era modern saat ini, perkembangan kapitalisme sangat pesat mulai dilihat dari
produk-produk yang coba diekspansi pada daerah tertentu. Terutama untuk
kalangan perempuan, prodak kapitalis yang mempercantik perempuan dengan tubuh
yang seksi diakibatkan oleh hasil produksi produk kecantikan. Ini merupakan hal
yang tak lazim lagi bagi perempuan yang ingin wajah dan tubuhnya terlihat seksi
sehingga pola pikir kita pun berubah. Yang itu sangat berpengaruh terhadap
life stayl gerwani-gerwani muda saat
ini. Sehingga sangat pantas jika dikatakan bahwa kita berada di bawah
cengkraman kapitalisme. Peran-peran kapitalisme sangat berpengaruh pesat di
kalangan gerwani di zaman era globalisasi saat ini. Lalu di manakah peran
perempuan saat ini untuk membendung hal ini?
Dalam kaitannya di atas kapitalis
tidak hanya memodifikasi tubuh perempuan saja. Akan tetapi ketika perempuan
yang bekerja di suatu produk pun, pakaian yang digunakan perempuan harus
terlihat seksi, sehingga merangsang perhatian kaum lelaki. Dengan tujuan agar
hasil jualan produk laris terjual. Contohnya, Kota Ternate banyak perempuan-perempuan
yang bekerja di salah satu pabrik rokok dengan menggunakan pakaian yang seksi memperlihatkan
tubuh, agar barang yang diproduksi terjual habis. Ini adalah kerja-kerja
kapitalis untuk mengembangkan nilai modal miliknya lewat pasar. Maka semestinya
gerwani melihat dengan kasat mata soal penindasan dan penghisapan yang
dilakukan kaum kapitalis. Di samping itu pula pemerkosaan dan pelecehan terjadi
di mana-mana. Ini juga bagian daripada ulah kapitalis dengan produknya yang
genjar tersebar di wilayah-wilayah Indonesia dan lebih khususnya di Kota Ternate.
Lalu di manakah peran perempuan untuk membendung hal ini?
Kiranya
sudah saatnya perempuan turun ke jalan utuk
membentuk barisan solidaritas dan lawan sistem kapitalisme. Sudah
saatnya perempuan meneriakan soal realitas sosial yang memang terjadi saat ini
dan sudah seharusnya perempuan gerwani muda bersatu, menjadikan Kota Ternate sebagai
kota yang bebas dari penindasan dan penghisapan atas perempuan.
carilah penempatan yang benar dinda untuk membentuk barisan,,
BalasHapus